Nyaris tujuh belas tahun hidup, sembilan tahun diantaranya dalam keadaan sadar arti shaum, baru kali ini saya bisa menggenapi arti "Hari Kemenangan".
Baru kali inilah timbul perasaan menang yang sebenar-benarnya. Karena tahun ini berbeda, saya beri'tikaf sepuluh hari penuh sampai hari 'Ied. Ada perasaan kemenangan ketika keluar dari masjid pada malam dimana takbir mulai bersahut-sahutan di seluruh dunia. Kemenangan itu timbul karena kami - Mu'takifin, orang2 yang beri'tikaf - telah menang atas hawa nafsu kami. Kami berhasil menang atas keinginan untuk sekadar pulang, untuk sekadar bertemu keluarga, untuk sekadar reunian bareng teman2. Kamilah orang2 terpilih, yang tersisa untuk melanjutkan i'tikaf secara sempurna.
Alhamdulilah, amat sangat banyak sekali banget berkah yang didapat.
1. Ilmu2 yang tidak akan pernah didapat diluar i'tikaf. Ilmu tentang Firoq, ke-absolute-an Tuhan, dan terutama ukhuwwah islamiyyah yang terasa betul ketika bersama mu'takifin lainnya.
2. Dapet gamis asli keren dari Qatar. Gamis bagus ini banyak banget jumlahnya, ba'da ashar diobral di mesjid layaknya gorengan Muhajir yang jadi gope dua. Orang2, mulai dari ustadz, karyawan, ampe kita2 ngambil gamis, cobain, kaga cocok, buang, ambil lagi yang lain. Wah, seru banget! Selain itu dapet makan terenak, pake kambing, semeja ama Mudir. Dan tak lupa, TeHaEr yang langsung dari tangan Mudir !
Sebenarnya sih, bukan materi yang berasa asik. Tapi justru momen2 di saat mendapatkannya, berasa berkah langsung yang dibalas Allah atas pengorbanan kami beri'tikaf sempurna sepuluh hari.
3. Merasakan kemenangan hari Iedul Fitri yang sangat mengharukan. Pas keluar dari masjid, berasa mau nangis.
Dan masih banyak berkah lainnya.
Mudah2an Allah membalas semua pengorbanan dan apa yang telah kita lakukan di bulan Ramadhan, dan mudah2an kita menjadi orang yang lain daripada sebelum Ramadhan. Semoga Allah menjadikan kita diantara orang2 yang sedang beribadah ketika Lailatul Qadar diturunkan, semoga Allah mempertemukan kita kembali dengan Ramadhan disaat kita sudah menjadi mahasiswa tahun depan.
Semoga kita mati dalam keadaan husnul khatimah, karena kita tak tahu kapan dan dimana kita akan mati.
Sabtu, Oktober 3
Jumat, Oktober 2
Traveler Merah Putih
Traveler Merah-Putih adalah grup orang yang demen ngalor ngidul di facebook.
Bagaimana saya bisa mendapatkan nama Traveler Merah Putih? Ceritanya sih biasa saja. Saya dan dua teman travelling saya-yang tiap liburan selalu sibuk ngalor ngidul sana sini-adalah penggemar berat The Naked Traveler. Itu loh, si Mbak Trinity yang gendut tapi udah jalan2 mulu keliling dunia. Wew, oleh sebab itulah, kami selalu merasa ada yang kurang kalo lagi jalan, yaitu masalah nama. Kalau Jeplak bener menyebut diri sendiri Naked Traveler, walaupun fans, rasanya terlalu vulgar.
Untuk ukuran anak SMA sih, kita udah termasuk keren. Selalu bawa backpack, camdig, hapal rute bis dan kereta(Jabotabek), dan nyari panganan ala gembel adalah ciri khas kami. Lagian saya sebagai bos geng tengik ini selalu menentukan tujuan yang absolutely education oriented. Sebelum jalan saya pasti browsing lihat2 website komunitas tukang jalan, tentukan target, estimasi biaya, baru cabut pergi.
Nah, sudah sekeren itu, belum punya nama. Maka saya pilih Merah-Putih. alasannya sederhana, karena kesannya macho, keren, patriotik, dan berpendidikan. Apalagi Merah Putih sendiri punya makna berani dan suci, jadi simbol yang mantab sekali buat seorang traveler. Begitu dapet nama ini, saya titahkan kepada Bryan dan Ongki untuk menyematkan merah putih di backpack mereka, sebagai ciri khas kami.
Jadi Anda yang sudah tergabung dalam grup ini saya anggap Anda sebagai Traveler Merah-Putih juga. Otomatis, Anda juga sangat dianjurkan (HARUS) menyematkan merah putih di backpack Anda. Jadi di dunia nyata, kita bisa saling kenal dengan hanya melihat merah putih itu.
"Hoi Traveler Merah-Putih juga ya?"
"Oh, kamu kan Iqbal yang ganteng itu, kan?"
Nah, seperti itulah ilustrasinya di dunia nyata. Anda tidak perlu taku merah-putih di backpack akan kelihatan norak. Saya jamin, keren dan sangat mantab. Lagipula kenapa harus malu berbangga diri dengan identitas negeri sendiri?
Sematkan Merah Putih-mu !!
NB: Merah-Putih yang disematkan bebas sesuai selera Anda, disarankan berupa bendera kecil dari kain yang dijahit.
Bagaimana saya bisa mendapatkan nama Traveler Merah Putih? Ceritanya sih biasa saja. Saya dan dua teman travelling saya-yang tiap liburan selalu sibuk ngalor ngidul sana sini-adalah penggemar berat The Naked Traveler. Itu loh, si Mbak Trinity yang gendut tapi udah jalan2 mulu keliling dunia. Wew, oleh sebab itulah, kami selalu merasa ada yang kurang kalo lagi jalan, yaitu masalah nama. Kalau Jeplak bener menyebut diri sendiri Naked Traveler, walaupun fans, rasanya terlalu vulgar.
Untuk ukuran anak SMA sih, kita udah termasuk keren. Selalu bawa backpack, camdig, hapal rute bis dan kereta(Jabotabek), dan nyari panganan ala gembel adalah ciri khas kami. Lagian saya sebagai bos geng tengik ini selalu menentukan tujuan yang absolutely education oriented. Sebelum jalan saya pasti browsing lihat2 website komunitas tukang jalan, tentukan target, estimasi biaya, baru cabut pergi.
Nah, sudah sekeren itu, belum punya nama. Maka saya pilih Merah-Putih. alasannya sederhana, karena kesannya macho, keren, patriotik, dan berpendidikan. Apalagi Merah Putih sendiri punya makna berani dan suci, jadi simbol yang mantab sekali buat seorang traveler. Begitu dapet nama ini, saya titahkan kepada Bryan dan Ongki untuk menyematkan merah putih di backpack mereka, sebagai ciri khas kami.
Jadi Anda yang sudah tergabung dalam grup ini saya anggap Anda sebagai Traveler Merah-Putih juga. Otomatis, Anda juga sangat dianjurkan (HARUS) menyematkan merah putih di backpack Anda. Jadi di dunia nyata, kita bisa saling kenal dengan hanya melihat merah putih itu.
"Hoi Traveler Merah-Putih juga ya?"
"Oh, kamu kan Iqbal yang ganteng itu, kan?"
Nah, seperti itulah ilustrasinya di dunia nyata. Anda tidak perlu taku merah-putih di backpack akan kelihatan norak. Saya jamin, keren dan sangat mantab. Lagipula kenapa harus malu berbangga diri dengan identitas negeri sendiri?
Sematkan Merah Putih-mu !!
NB: Merah-Putih yang disematkan bebas sesuai selera Anda, disarankan berupa bendera kecil dari kain yang dijahit.
Minggu, September 20
Piramida Ajaib (Naked Traveler)
Saya tidak bermaksud plagiat, hanya mengambil dari blog favorit saya: The Naked Traveler. Ini Posting yang ditulis Trinity, sang blogger:
Piramida Ajaib
Saya ingat pelajaran SD yang mengatakan bahwa Borobudur merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Gara-gara saya ke Piramida Agung Giza di Mesir, saya baru tahu bahwa pernyataan tentang Borobudur itu tidak benar. Adalah Herodotus, sejarawan Yunani yang hidup pada abad ke-5 Sebelum Masehi, membuat daftar Seven Wonders of the Ancient World, yaitu Piramida Agung di Giza, Taman Gantung di Balylon, Patung Zeus di Olympia, Temple of Artemis di Efesus, Mausoleum of Maussollos di Halicarnassus, Colossus of Rhodes, dan Lighthouse of Alexandria. Saat ini hanya tinggal Piramida Giza yang masih berdiri kokoh. Nah, dalam rangka memperbaharui daftar keajaiban dunia dan memperkenalkan sejarah budaya, maka pada tahun 2007 New7Wonders Foundation menyelenggarakan kontes New Seven Wonders of the World. Tujuh situs baru sudah diumumkan, yaitu Chichen Itza di Mexico, Christ the Redeemer di Brazil, Colosseum di Italia, Great Wall di Cina, Machu Picchu di Peru, Petra di Yordania dan Taj Mahal di India. Namun ada satu tambahan dalam daftar, yaitu Piramida Agung Giza sebagai satu-satunya keajaiban dunia yang tersisa. Jadi Borobudur sama sekali tidak pernah masuk dalam daftar resmi kejaiban manapun! Yang benar adalah Borobudur masuk ke dalam UNESCO World Heritage List pada tahun 1982.
Sampai sekarang saya memang masih terkagum-kagum dengan Borobudur. Candi dengan 2.670 relief cantik itu dibangun pada tahun 824 saat teknologi belum canggih. Bukannya saya tidak bangga dengan Borobudur, tapi Piramida itu berdiri jauh sebelumnya yaitu pada tahun 2560 Sebelum Masehi, atau berbeda 3.384 tahun! Tinggi Piramida itu 138,8 meter (sudah berkurang 7,8 meter dari aslinya akibat erosi) atau lebih tinggi daripada Monas yang dibangun tahun 1959. Tak heran piramida agung ini memegang rekor sebagai bangunan tertinggi di dunia selama 3.800 tahun. Saya tidak menyadari betapa besarnya Piramida sampai saya berada di dekatnya. Wah, satu balok batu saja bisa setinggi bahu saya! Konon jumlah balok batu yang membentuk piramida ini lebih dari 2,3 juta buah. Kalau ditimbang, satu piramida beratnya 5,9 juta ton. Berarti satu balok batu beratnya lebih dari 2 ton! Ternyata film The Bucket List-nya Jack Nicholson itu tipuan belaka karena kita tidak mungkin bisa nongkrong di puncak piramida karena susah banget untuk naik ke puncaknya yang kerucut.
Piramida sebenarnya adalah bangunan tempat pemakaman para Firaun (gelar raja Mesir Kuno) yang berkuasa pada tahun 2630 - 1814 Sebelum Masehi. Mereka percaya bahwa setelah mati, raja akan menjadi dewa dan rohnya terbang ke angkasa. Pramida bertindak sebagai �tangga� untuk perjalanan spiritual ini, juga melambangkan sinar matahari yang menghubungkannya dengan Ra (dewa matahari). Piramida kokoh dibangun untuk melindungi jasad raja dan hartanya yang akan diberangkatakan ke kehidupan selanjutnya. Orang Mesir Kuno pun percaya bahwa pengawetan jasad (melalui cara mummifikasi) adalah penting agar rohnya abadi. Banyak yang mengira bahwa piramida di Mesir hanya tiga seperti yang terdapat di Giza, padahal totalnya yang sudah ditemukan ada 138 buah. Sebagian besar piramida terdapat di Saqqara, sebuah kompleks pemakaman di luar kota Memphis pada zaman Mesir Kuno. Namun piramida yang terbesar ada di Giza. Di antara tiga piramida di Giza, yang terbesar adalah The Great Pyramid (Piramida Agung) atau disebut dengan Pyramid of Khufu. Dua lagi di dekatnya adalah Pyramid of Menkaure dan Pyramid of Khafre yang lebih rendah dan lebih kecil.
Ketika saya memutari Piramida Agung, saya tambah terkagum-kagum. Setiap sisi pada dasar piramida ini panjangnya 230,5 meter. Pemandangan dari sisi manapun adalah segi tiga sama kaki yang benar-benar sempurna. Menurut penelitian, tingkat ketidakakuratannya hanya 58 milimeter saja. Udah gitu, di dalamnya ada ruangan tempat pembaringan mayat. Wih, bagaimana caranya mengangkut batu-batu itu ke atas dan membentuk ruangan bolong di dalamnya? Bagaimana supaya bangunannya tidak miring? Bagaimana menempatkan titik puncak piramida yang harus berada di bidang dasar tepat di titik tengah empat sudut? Bagaimana manusia pada 4500 tahun yang lalu kepikiran? Ah, pantaslah Piramida Agung Giza masuk ke dalam daftar keajaiban dunia. Saya jadi �napsu� untuk mengunjungi lima lagi dari tujuh keajaiban dunia baru, sebelum punah�
Piramida Ajaib
Saya ingat pelajaran SD yang mengatakan bahwa Borobudur merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Gara-gara saya ke Piramida Agung Giza di Mesir, saya baru tahu bahwa pernyataan tentang Borobudur itu tidak benar. Adalah Herodotus, sejarawan Yunani yang hidup pada abad ke-5 Sebelum Masehi, membuat daftar Seven Wonders of the Ancient World, yaitu Piramida Agung di Giza, Taman Gantung di Balylon, Patung Zeus di Olympia, Temple of Artemis di Efesus, Mausoleum of Maussollos di Halicarnassus, Colossus of Rhodes, dan Lighthouse of Alexandria. Saat ini hanya tinggal Piramida Giza yang masih berdiri kokoh. Nah, dalam rangka memperbaharui daftar keajaiban dunia dan memperkenalkan sejarah budaya, maka pada tahun 2007 New7Wonders Foundation menyelenggarakan kontes New Seven Wonders of the World. Tujuh situs baru sudah diumumkan, yaitu Chichen Itza di Mexico, Christ the Redeemer di Brazil, Colosseum di Italia, Great Wall di Cina, Machu Picchu di Peru, Petra di Yordania dan Taj Mahal di India. Namun ada satu tambahan dalam daftar, yaitu Piramida Agung Giza sebagai satu-satunya keajaiban dunia yang tersisa. Jadi Borobudur sama sekali tidak pernah masuk dalam daftar resmi kejaiban manapun! Yang benar adalah Borobudur masuk ke dalam UNESCO World Heritage List pada tahun 1982.
Sampai sekarang saya memang masih terkagum-kagum dengan Borobudur. Candi dengan 2.670 relief cantik itu dibangun pada tahun 824 saat teknologi belum canggih. Bukannya saya tidak bangga dengan Borobudur, tapi Piramida itu berdiri jauh sebelumnya yaitu pada tahun 2560 Sebelum Masehi, atau berbeda 3.384 tahun! Tinggi Piramida itu 138,8 meter (sudah berkurang 7,8 meter dari aslinya akibat erosi) atau lebih tinggi daripada Monas yang dibangun tahun 1959. Tak heran piramida agung ini memegang rekor sebagai bangunan tertinggi di dunia selama 3.800 tahun. Saya tidak menyadari betapa besarnya Piramida sampai saya berada di dekatnya. Wah, satu balok batu saja bisa setinggi bahu saya! Konon jumlah balok batu yang membentuk piramida ini lebih dari 2,3 juta buah. Kalau ditimbang, satu piramida beratnya 5,9 juta ton. Berarti satu balok batu beratnya lebih dari 2 ton! Ternyata film The Bucket List-nya Jack Nicholson itu tipuan belaka karena kita tidak mungkin bisa nongkrong di puncak piramida karena susah banget untuk naik ke puncaknya yang kerucut.
Piramida sebenarnya adalah bangunan tempat pemakaman para Firaun (gelar raja Mesir Kuno) yang berkuasa pada tahun 2630 - 1814 Sebelum Masehi. Mereka percaya bahwa setelah mati, raja akan menjadi dewa dan rohnya terbang ke angkasa. Pramida bertindak sebagai �tangga� untuk perjalanan spiritual ini, juga melambangkan sinar matahari yang menghubungkannya dengan Ra (dewa matahari). Piramida kokoh dibangun untuk melindungi jasad raja dan hartanya yang akan diberangkatakan ke kehidupan selanjutnya. Orang Mesir Kuno pun percaya bahwa pengawetan jasad (melalui cara mummifikasi) adalah penting agar rohnya abadi. Banyak yang mengira bahwa piramida di Mesir hanya tiga seperti yang terdapat di Giza, padahal totalnya yang sudah ditemukan ada 138 buah. Sebagian besar piramida terdapat di Saqqara, sebuah kompleks pemakaman di luar kota Memphis pada zaman Mesir Kuno. Namun piramida yang terbesar ada di Giza. Di antara tiga piramida di Giza, yang terbesar adalah The Great Pyramid (Piramida Agung) atau disebut dengan Pyramid of Khufu. Dua lagi di dekatnya adalah Pyramid of Menkaure dan Pyramid of Khafre yang lebih rendah dan lebih kecil.
Ketika saya memutari Piramida Agung, saya tambah terkagum-kagum. Setiap sisi pada dasar piramida ini panjangnya 230,5 meter. Pemandangan dari sisi manapun adalah segi tiga sama kaki yang benar-benar sempurna. Menurut penelitian, tingkat ketidakakuratannya hanya 58 milimeter saja. Udah gitu, di dalamnya ada ruangan tempat pembaringan mayat. Wih, bagaimana caranya mengangkut batu-batu itu ke atas dan membentuk ruangan bolong di dalamnya? Bagaimana supaya bangunannya tidak miring? Bagaimana menempatkan titik puncak piramida yang harus berada di bidang dasar tepat di titik tengah empat sudut? Bagaimana manusia pada 4500 tahun yang lalu kepikiran? Ah, pantaslah Piramida Agung Giza masuk ke dalam daftar keajaiban dunia. Saya jadi �napsu� untuk mengunjungi lima lagi dari tujuh keajaiban dunia baru, sebelum punah�
Sabtu, Juli 25
Persaingan Tiga DSLR [Alnect Komputer]
Talk about fotografi, wah situ sih ketinggalan banget kalo belum ngomongin tentang kamera DSLR. DSLR? Apaan tuh?
Sebagai fotografer kelas ecek-ecek, saya sih ga bego-bego amatlah masalah beginian. SLR sendiri adalah singkatan dari Single Lens Reflect. Kamera jenis ini mungkin sering Anda lihat, yaitu yang dipakai para fotografer professional dan tak jarang juga dipakai wartawan, biasanya berwarna hitam dengan lensa besar dan terlihat berat. Orang yang menggunakan kamera ini biasanya menggunakan tangan kanannya untuk menopang badan kamera dan tangan kiri untuk memegang lensa. Wuihh...Nah, karena kualitas gambar yang diatas rata-rata, para vendor kamera berlomba-lomba membuat versi digitalnya agar lebih mudah dan lebih familiar di zaman tet-tat-tet-tot ini, dengan menambahkan fitur managing dan kemudahan capturing image sesuai keinginan fotografer, dan tentu saja penambahan nama menjadi Digital single Lens Reflect alias DSLR.
Kalau kita tengok di salahsatu toko online alnect.net, ada tiga vendor kamera yang bersaing ketat menawarkan kamera DSLR dengan kualitas terbaik. Iseng-iseng saya mencoba untuk membandingkan tiga kamera DSLR terbaik yang dipajang di toko online Alnect Komputer, mulai dari performa, fitur, dan tentu saja kocek bin doku.
Olympus E-420

Buat Anda yang masih fotografer kelas ecek-ecek seperti saya, kamera ini cocok banget buat Anda. Olympus E-420 menawarkan interface yang friendly abiz, dimana gambar yang dishoot bisa dilihat langsung lewat layar LCD 2,7" sebagai viewfinder. Wuihh, enak kan? Biasanya kamera SLR tidak menyediakan Live Viewer karena kinerja refleksi cahaya yang melewati pentaprism-nya sulit membuat gambar bisa ditampilkan langsung(?). Tapi Anda dimudahkan karena Olympus yang satu ini lain, DSLR, tapi memiliki banyak shooting mode, layaknya camdig biasanya. Kamera ini juga merupakan salahsatu nominator kamera DSLR terkecil di dunia, asik buat dibawa kemana-mana. Suangat-suangat cocok buat Anda yang baru memulai karir di bidang fotografi, tapi cocok juga dipakai yang professional. Ga percaya? Wong harganya cuma Rp. 5.975.000! Hemm, wueennak, tinggal klik aja nih(Olympus E-420)
Sony Alpha 350
Kamera ini adalah generasi penerus Alpha 200 dan 300 yang sudah menjadi unggulan Sony recently dan sudah tidak diragukan lagi soal kualitasnya. DSLR ini berukuran 5.25x4x3 inches dengan berat 24 ons(682gr) Upgrade dari versi A300, resolusinya tambah manteb dari 10 megapixel jadi 14,2 megapixel. Auto Fokusnya jadi lebih cepat 1,7 akuisisi lebih cepat dari sebelumnya. Bicara performa, A350 menggunakan dua InfoLITHIUM yang bisa bikin kameranya tahan sampe shooting up lebih dari 1500!
Kamera ini juga compatible dengan dua puluh empat macam lensa yang berbeda ukuran. Anda juga bakal dimanjakan dengan mudahnya interface-nya, apalagi dengan optical viewfinder.

Tapi sebenarnya ada beberapa fitur spesial dari generasi Sony Alpha teranyar ini yang sempat saya notice.
1.Teknologi layar LCD dan Live View modenya yang keren bukan main
2.Teknologi Anti Debu
3.Eye-Start Autofokus
4.Pilihan Shooting mode:Portrait, Landscape, Macro, Sports, Sunset and Night Portrait/Night View situations, seperti camdig biasa saja
Intinya, Harga Rp. 8.295.000 yang ditawarkan alnect pasti terbayar ama kamera keren ini.
Canon EOS 450D (Digital Rebel XSi)

Secara umum sih kelihatan, kamera ini buat yang udah jago dan ngerti betul about kamera DSLR.Kamera ini 12.2MP sensor CMOS, 3 inch LCD, dan SD card untuk storage. Canon EOS 450D sudah menggunakan engine DIGIC III untuk memproses gambar, dimana pengolah gambar tersebut dapat mengurangi noise dan meningkatkan kualitas warna. Fitur lain dengan auto fokus dari Quick AF, Live AF dapat digunakan untuk memperbaiki kontras pada fokus gambar yang mirip dengan fitur camera saku. Harga? Rp. 7.995.000 saja. Cukup memuaskan buat Anda yang sudah ketagihan fotografi, apalagi tinggal klik link ini doang, barangnya nyampe di rumah Anda.
Sekarang pilihan ada di dompet Anda. Bila Anda punya doku dan sanggup menahan 8 juta ke atas, Anda boleh pilih Canon ataupun Sony Alpha. Tapi kalau Anda cuma punya budjet sedikit tak apa kok milih Olympus, lagipula kualitas yang ditawarkan saya jamin melebihi ekspektasi Anda terhadap harga segitu. Tapi soal yang terbaik, saya sarankan, amat sarankan, pilihlah SONY ALPHA 350.
Sebagai fotografer kelas ecek-ecek, saya sih ga bego-bego amatlah masalah beginian. SLR sendiri adalah singkatan dari Single Lens Reflect. Kamera jenis ini mungkin sering Anda lihat, yaitu yang dipakai para fotografer professional dan tak jarang juga dipakai wartawan, biasanya berwarna hitam dengan lensa besar dan terlihat berat. Orang yang menggunakan kamera ini biasanya menggunakan tangan kanannya untuk menopang badan kamera dan tangan kiri untuk memegang lensa. Wuihh...Nah, karena kualitas gambar yang diatas rata-rata, para vendor kamera berlomba-lomba membuat versi digitalnya agar lebih mudah dan lebih familiar di zaman tet-tat-tet-tot ini, dengan menambahkan fitur managing dan kemudahan capturing image sesuai keinginan fotografer, dan tentu saja penambahan nama menjadi Digital single Lens Reflect alias DSLR.
Kalau kita tengok di salahsatu toko online alnect.net, ada tiga vendor kamera yang bersaing ketat menawarkan kamera DSLR dengan kualitas terbaik. Iseng-iseng saya mencoba untuk membandingkan tiga kamera DSLR terbaik yang dipajang di toko online Alnect Komputer, mulai dari performa, fitur, dan tentu saja kocek bin doku.
Olympus E-420

Buat Anda yang masih fotografer kelas ecek-ecek seperti saya, kamera ini cocok banget buat Anda. Olympus E-420 menawarkan interface yang friendly abiz, dimana gambar yang dishoot bisa dilihat langsung lewat layar LCD 2,7" sebagai viewfinder. Wuihh, enak kan? Biasanya kamera SLR tidak menyediakan Live Viewer karena kinerja refleksi cahaya yang melewati pentaprism-nya sulit membuat gambar bisa ditampilkan langsung(?). Tapi Anda dimudahkan karena Olympus yang satu ini lain, DSLR, tapi memiliki banyak shooting mode, layaknya camdig biasanya. Kamera ini juga merupakan salahsatu nominator kamera DSLR terkecil di dunia, asik buat dibawa kemana-mana. Suangat-suangat cocok buat Anda yang baru memulai karir di bidang fotografi, tapi cocok juga dipakai yang professional. Ga percaya? Wong harganya cuma Rp. 5.975.000! Hemm, wueennak, tinggal klik aja nih(Olympus E-420)
Sony Alpha 350
Kamera ini adalah generasi penerus Alpha 200 dan 300 yang sudah menjadi unggulan Sony recently dan sudah tidak diragukan lagi soal kualitasnya. DSLR ini berukuran 5.25x4x3 inches dengan berat 24 ons(682gr) Upgrade dari versi A300, resolusinya tambah manteb dari 10 megapixel jadi 14,2 megapixel. Auto Fokusnya jadi lebih cepat 1,7 akuisisi lebih cepat dari sebelumnya. Bicara performa, A350 menggunakan dua InfoLITHIUM yang bisa bikin kameranya tahan sampe shooting up lebih dari 1500!
Kamera ini juga compatible dengan dua puluh empat macam lensa yang berbeda ukuran. Anda juga bakal dimanjakan dengan mudahnya interface-nya, apalagi dengan optical viewfinder.

Tapi sebenarnya ada beberapa fitur spesial dari generasi Sony Alpha teranyar ini yang sempat saya notice.
1.Teknologi layar LCD dan Live View modenya yang keren bukan main
2.Teknologi Anti Debu
3.Eye-Start Autofokus
4.Pilihan Shooting mode:Portrait, Landscape, Macro, Sports, Sunset and Night Portrait/Night View situations, seperti camdig biasa saja
Intinya, Harga Rp. 8.295.000 yang ditawarkan alnect pasti terbayar ama kamera keren ini.
Canon EOS 450D (Digital Rebel XSi)

Secara umum sih kelihatan, kamera ini buat yang udah jago dan ngerti betul about kamera DSLR.Kamera ini 12.2MP sensor CMOS, 3 inch LCD, dan SD card untuk storage. Canon EOS 450D sudah menggunakan engine DIGIC III untuk memproses gambar, dimana pengolah gambar tersebut dapat mengurangi noise dan meningkatkan kualitas warna. Fitur lain dengan auto fokus dari Quick AF, Live AF dapat digunakan untuk memperbaiki kontras pada fokus gambar yang mirip dengan fitur camera saku. Harga? Rp. 7.995.000 saja. Cukup memuaskan buat Anda yang sudah ketagihan fotografi, apalagi tinggal klik link ini doang, barangnya nyampe di rumah Anda.
Sekarang pilihan ada di dompet Anda. Bila Anda punya doku dan sanggup menahan 8 juta ke atas, Anda boleh pilih Canon ataupun Sony Alpha. Tapi kalau Anda cuma punya budjet sedikit tak apa kok milih Olympus, lagipula kualitas yang ditawarkan saya jamin melebihi ekspektasi Anda terhadap harga segitu. Tapi soal yang terbaik, saya sarankan, amat sarankan, pilihlah SONY ALPHA 350.
Minggu, Juli 19
17 tahun, 17 raka'at, dan 17 Agustus
Entah kenapa, angka 17 memiliki beberapa keterkaitan yang sangat menarik untuk dimatai, terutama tentu saja dari latar budaya Indonesia.
Kita mulai dari angka 17 yang paling global.
Ketika seseorang berumur 17 tahun, dia dan orang2 disekelilingnya akan menganggap bahwa dirinya telah 'pantas' menyebut dirinya dewasa, boleh melakukan hal-hal yang tadinya dilarang, bisa buat KTP, dan boleh boleh yang lainnya. Kepenasaran gue berawal ketika waktu itu gue datang ke PalangMerahIndonesia dan berniat baik untuk menyumbangkan darah. Setelah melalui tes yang cukup panjang(tes darah, cek kesehatan, riwayat penyakit), gue sampai ke depan dokter sang decision maker-nya. Dan seketika niat baik gue hancyuur lebyuurr begitu dia ngeliat tanggal lahir gue(18 November 1992). "Belum bisa mas, harus tujuh belas tahun". Huaahhhhh.........
17 tahun dikatakan merupakan masa dimana seorang remaja berada pada kondisi stabil sehingga dia mampu untuk mengambil keputusan secara 'dewasa'. Tentu saja hal tersebut hanya merupakan mitos yang diyakini orang-orang kebanyakan. Tapi bagaimana umur 17 tahun dalam perspektif ilmiah? Nah, ehem, ehem, gue sebagai bocah biologi berusaha mencari alasan ilmiah dalam masalah ini. Ceritanya setelah gue ditolak sang dokter PMI untuk bisa menyumbang darah, gue nyelonong masuk ke dalam ruangan donor dan berhasil mewawancarai seorang perawat bernama Ratih (gue pilih dia karena lumayan cakep dan masih muda!). Menurut alumni Fakultas Ilmu Keperawatan UI ini, 17 tahun adalah masa dimana darah manusia mengalir dengan stabil
Kita mulai dari angka 17 yang paling global.
Ketika seseorang berumur 17 tahun, dia dan orang2 disekelilingnya akan menganggap bahwa dirinya telah 'pantas' menyebut dirinya dewasa, boleh melakukan hal-hal yang tadinya dilarang, bisa buat KTP, dan boleh boleh yang lainnya. Kepenasaran gue berawal ketika waktu itu gue datang ke PalangMerahIndonesia dan berniat baik untuk menyumbangkan darah. Setelah melalui tes yang cukup panjang(tes darah, cek kesehatan, riwayat penyakit), gue sampai ke depan dokter sang decision maker-nya. Dan seketika niat baik gue hancyuur lebyuurr begitu dia ngeliat tanggal lahir gue(18 November 1992). "Belum bisa mas, harus tujuh belas tahun". Huaahhhhh.........
17 tahun dikatakan merupakan masa dimana seorang remaja berada pada kondisi stabil sehingga dia mampu untuk mengambil keputusan secara 'dewasa'. Tentu saja hal tersebut hanya merupakan mitos yang diyakini orang-orang kebanyakan. Tapi bagaimana umur 17 tahun dalam perspektif ilmiah? Nah, ehem, ehem, gue sebagai bocah biologi berusaha mencari alasan ilmiah dalam masalah ini. Ceritanya setelah gue ditolak sang dokter PMI untuk bisa menyumbang darah, gue nyelonong masuk ke dalam ruangan donor dan berhasil mewawancarai seorang perawat bernama Ratih (gue pilih dia karena lumayan cakep dan masih muda!). Menurut alumni Fakultas Ilmu Keperawatan UI ini, 17 tahun adalah masa dimana darah manusia mengalir dengan stabil